Lisia

Telurnya Penyu…

Posted by: Andelisia Darmansius on: Agustus 11, 2008

Setelah saya sampai di kampung halaman, Kota Padang. Saya berjalan-jalan dengan kekasih tercinta di sepanjang Pantai Padang. Di sepanjang pantai, banyak saya jumpai pedagang-pedagang yang menggantungkan hidupnya dari berjualan telur katong (penyu). Dengan uang 4ribu rupiah, saya hanya mendapat satu telur. Mahal juga! Sejenak saya berpikir, “Aih..bagaimana nasib penyu-penyu yang setiap tahun jumlahnya makin sedikit, dan kita sangat gemar memburu telur-telur yang baru saja di “keluarkan” oleh sang Ibu penyu?” Saya sejenak terdiam, sedih juga membayangkan bila anak cucu saya nanti tidak dapat melihat binatang yang bernama penyu. Tapi saya juga tidak bisa menolak bila diberi telur penyu. Apalagi bila saya mencium aroma telur yang sudah dimasak dan ditambahkan dengan daun pandan. Wanginya luar biasa menggugah selera..!!

Tinggalkan Balasan